KUNJUNGAN MUSEUM RANGGAWARSITA
LAPORAN FIELD RESEARCH
Di Susun Guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah : Islam dan Budaya Jawa
Dosen Pengampu : M. Rikza Chamami, MSI

Disusun Oleh :
Qisthi Nur Hidayah
(133311005)
TM 5B
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG
2015
A. Latar Belakang
Museum
merupakan sebuah bangunan yang digunakan sebagai tempat penyimpanan
barang-barang yang mempunyai nilai sejarah, bisa juga barang-barang antik dan
unik, serta barang yang langka. Dan Museum Ronggowarsito adalah salah satunya.
Banyak barang-barang yang bersejarah yang disimpan, dijaga dan dirawat di
museum tersebut.
Museum
Ronggowarsito diresmikan pada tanggal 5 Juli 1989, dan nama dari museum ini
diambil dari nama seorang pujangga besar Keraton Surakarta Hadiningrat, Raden
Ngabehi Rangawarsita.
Museum
Ronggowarsito terletak sangat strategis di dekat pusat kota Semaang, yaitu di
Jalan Abdulrahman Saleh no 1 Semarang, sehingga banyak wisatawan yang datang
untuk mengunjungi museum tersebut sebagai sarana pendidikan, teutama bagi para
pelajar dan mahasiswa. Museum Ronggowarsito merupakan salah satu museum yang
membanggakan karena di dalamnya terdapat banyak sejarah-sejarah yang perlu kita
ketahui dan kita pelajari di Jawa Tengah ini.
B. HASIL PENGAMATAN MUSEUM RONGGOWARSITO
Pada
tanggal 22 November 2015, saya bersama teman-teman mengunjungi Museum
Ronggowarsito Semarang. Di sana kami mendapatkan tugas untuk melihat dan
mempelajari berbagai macam budaya Jawa yang telah ada sejak zaman nenek moyang.
Selain berbagai macam budaya Jawa, di sana juga terdapat berbagai macam benda
bersejarah yang telah ada sejak Indonesia belum merdeka. Benda-benda tersebut
masih terjaga dan tertata rapi di Museum Ronggowarsito tersebut. Di museum juga
terdapat berbagai macam benda bercorak Islam yang digunakan sebagai alat penyebaran
agama Islam, sehingga Islam dapat berkembang pesat seperti saat ini. Nah, dalam
laporan ini saya akan sedikit menjelaskan mengenai nilai-nilai budaya Jawa dan
nilai-nilai Islam yang terkandung dalam budaya Jawa tersebut berdasarkan
beberapa aspek peninggalan sejarah di Museum Ronggowarsito.
1. Nilai Budaya Jawa dalam Beberapa Aspek
Peninggalan Sejarah di Museum Ronggowarsito
a. Nilai Budaya Jawa dalam Aspek Sastra
Dalam
aspek sastra, terdapat mushaf-mushaf Al-Quran yang terdapat di Museum
Ronggowarsito tersebut. Ada juga Al-Quran yang berukuran cukup besar di sana.
Sastra di sini adalah sastra Islam yang terkandung dalam ayat-ayat yang ada di
Al-Quran.
b. Nilai Budaya Jawa dalam Aspek Pewayangan
Di Museum
Ronggowarsido terdapat berbagai jenis wayang. Ada wayang kulit, wayang orang,
wayang golek, wayang purwa, wayang kandra, wayang klitik, dan masih banyak
lagi. Wayang tersebut pada zaman walisogo digunakan sebagai alat untuk
menyebarkan agama Islam di Indonesia, sehingga Islam dapat berkembang pesat
seperti saat ini.
c. Nilai Budaya Jawa dalam Aspek Arsitektur
Nilai budaya Jawa tampak jelas pada sistem arsitektur miniatur
candi-candi, arca-arca Budha, miniatur menara Masjid Kudus, miniatur asjid
Demak, dan lain sebagainya, yang merupakan salah satu koleksi Museum
Ronggowarsito yang memiliki corak dan bentuk bernilai budaya Jawa.
d. Nilai Budaya Jawa dalam Aspek Politik dan Ekonomi
Di Museum
Ronggowarsito terdapat koleksi yang menggambarkan dinamika pembangunan di Jawa
Tengah. Pada bidang pembangunan ekonomi, digambarkan oleh koleksi yang berupa
peragaan foto-foto kegiatan sektor industri, pertanian, transportasi, pertokoan
dan pasar swalayan, pasar tradisional, dan aktivitas perbankan yang ada di Jawa
Tengah pada masanya. Ada juga dinamika pembangunan politik yang digambarkan
melalui miniatur tentara yang sedang berperang, dll.
e. Nilai Budaya Jawa dalam Aspek Seni
Di Museum Ronggowarsito, terdapat banyak benda yang
bernuansa seni. Kesenian tersebut, diantaranya yaitu berbagai jenis wayang,
gamelan, barongan, ada alat musik angklung juga dan lain sebagainya, yang
merupakan kesenian asli Jawa yang masih berkembang sampai saat ini.
2. Nilai Islam dalam Budaya Jawa pada
Peninggalan Sejarah di Museum Ronggowarsito
Dalam pembahasan kali ini, saya hanya mengambilnya dalam
aspek arsitektur dan pewayangan saja. Penjelasannya sebagai berikut:
Banyak terdapat nilai Islam yang terkandung dalam
budaya Jawa pada peninggalan sejarah di Museum Ronggowarsito tersebut. Misalnya
saja seperti dalam aspek arsitektur. Di dalam aspek arsitektur terdapat nilai
Islam yang terkandung, contohnya pada arsitektur Menara Masjid Kudus. Di sana
terdapat banyak filosofi Islam mengapa bisa didirikan Menara Masjid Kudus, dan
Masjid tersebut juga digunakan sebagai tempat beribadah, untuk penyebaran agama
Islam dan mengajarkan pendidikan, dan masih banyak lagi. Dengan adanya Menara
Masjid Kudus tersbut menjadi bukti perkembangan agama Islam di Pulau Jawa
begitu pesat.
Kemudian untuk aspek selanjutnya adalah aspek
pewayangan. Dalam wayang terdapat banyak nilai Islam yang terkandung, karena
wayang digunakan para walisongo untuk menyebarkan ajaran Islam sehingga di
dalam pementasan wayang dimasuki unsur-unsur Islami. Dengan demikian maka Islam
pun dapat menyebar luas di Pulau Jawa dan terjadilah interelasi nilai Islam dan
Jawa dalam aspek pewayangan tersebut.
C. KESIMPULAN DAN PENUTUP
Dari hasil kunjungan saya ke Museum Ronggowarsito pada
tanggal 22 November 2015 kemarin, maka dapat disimpulkan bahwa banyak sekali
kebudayaan Jawa yang telah mengakar sejak nenek moyang sampai saat ini. Dari
berbagai macam kebudayaan tersebut mempunyai ciri khas masing-masing dan
keunikan tersendiri. Budaya-budaya tersebut merupakan peninggalan sejarah yang
harus kita lestarikan.
Selain itu juga, banyak terdapat nilai-nilai Islam
yang terkandung dalam masing-masing budaya tersebut, sehingga terjadilah
interelasi nilai Islam dan Jawa dalam berbagai macam aspek. Dan hal tersebut
sangatlah menarik untuk dipelajari.
Demikian laporan ini yang dapat saya buat, apabila
masih terdapat kekurangan mohon kritik dan saran yang membangun dari para
pembaca. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kita terutama bagi penulis.
Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar