Minggu, 20 Desember 2015

Laporan Field Research

KUNJUNGAN MUSEUM RANGGAWARSITA
LAPORAN FIELD RESEARCH
Di Susun Guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah : Islam dan Budaya Jawa
Dosen Pengampu : M. Rikza Chamami, MSI


Disusun Oleh :
Qisthi Nur Hidayah
(133311005)
TM 5B

FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG
2015








A.    Latar Belakang
Museum merupakan sebuah bangunan yang digunakan sebagai tempat penyimpanan barang-barang yang mempunyai nilai sejarah, bisa juga barang-barang antik dan unik, serta barang yang langka. Dan Museum Ronggowarsito adalah salah satunya. Banyak barang-barang yang bersejarah yang disimpan, dijaga dan dirawat di museum tersebut.  
Museum Ronggowarsito diresmikan pada tanggal 5 Juli 1989, dan nama dari museum ini diambil dari nama seorang pujangga besar Keraton Surakarta Hadiningrat, Raden Ngabehi Rangawarsita.
Museum Ronggowarsito terletak sangat strategis di dekat pusat kota Semaang, yaitu di Jalan Abdulrahman Saleh no 1 Semarang, sehingga banyak wisatawan yang datang untuk mengunjungi museum tersebut sebagai sarana pendidikan, teutama bagi para pelajar dan mahasiswa. Museum Ronggowarsito merupakan salah satu museum yang membanggakan karena di dalamnya terdapat banyak sejarah-sejarah yang perlu kita ketahui dan kita pelajari di Jawa Tengah ini.
B.     HASIL PENGAMATAN MUSEUM RONGGOWARSITO
Pada tanggal 22 November 2015, saya bersama teman-teman mengunjungi Museum Ronggowarsito Semarang. Di sana kami mendapatkan tugas untuk melihat dan mempelajari berbagai macam budaya Jawa yang telah ada sejak zaman nenek moyang. Selain berbagai macam budaya Jawa, di sana juga terdapat berbagai macam benda bersejarah yang telah ada sejak Indonesia belum merdeka. Benda-benda tersebut masih terjaga dan tertata rapi di Museum Ronggowarsito tersebut. Di museum juga terdapat berbagai macam benda bercorak Islam yang digunakan sebagai alat penyebaran agama Islam, sehingga Islam dapat berkembang pesat seperti saat ini. Nah, dalam laporan ini saya akan sedikit menjelaskan mengenai nilai-nilai budaya Jawa dan nilai-nilai Islam yang terkandung dalam budaya Jawa tersebut berdasarkan beberapa aspek peninggalan sejarah di Museum Ronggowarsito.



1.      Nilai Budaya Jawa dalam Beberapa Aspek Peninggalan Sejarah di Museum Ronggowarsito
a.       Nilai Budaya Jawa dalam Aspek Sastra
Dalam aspek sastra, terdapat mushaf-mushaf Al-Quran yang terdapat di Museum Ronggowarsito tersebut. Ada juga Al-Quran yang berukuran cukup besar di sana. Sastra di sini adalah sastra Islam yang terkandung dalam ayat-ayat yang ada di Al-Quran.
b.      Nilai Budaya Jawa dalam Aspek Pewayangan
Di Museum Ronggowarsido terdapat berbagai jenis wayang. Ada wayang kulit, wayang orang, wayang golek, wayang purwa, wayang kandra, wayang klitik, dan masih banyak lagi. Wayang tersebut pada zaman walisogo digunakan sebagai alat untuk menyebarkan agama Islam di Indonesia, sehingga Islam dapat berkembang pesat seperti saat ini.
c.       Nilai Budaya Jawa dalam Aspek Arsitektur
Nilai budaya Jawa tampak jelas pada sistem arsitektur miniatur candi-candi, arca-arca Budha, miniatur menara Masjid Kudus, miniatur asjid Demak, dan lain sebagainya, yang merupakan salah satu koleksi Museum Ronggowarsito yang memiliki corak dan bentuk bernilai budaya Jawa.
d.      Nilai Budaya Jawa dalam Aspek Politik dan Ekonomi
Di Museum Ronggowarsito terdapat koleksi yang menggambarkan dinamika pembangunan di Jawa Tengah. Pada bidang pembangunan ekonomi, digambarkan oleh koleksi yang berupa peragaan foto-foto kegiatan sektor industri, pertanian, transportasi, pertokoan dan pasar swalayan, pasar tradisional, dan aktivitas perbankan yang ada di Jawa Tengah pada masanya. Ada juga dinamika pembangunan politik yang digambarkan melalui miniatur tentara yang sedang berperang, dll.
e.       Nilai Budaya Jawa dalam Aspek Seni           
Di Museum Ronggowarsito, terdapat banyak benda yang bernuansa seni. Kesenian tersebut, diantaranya yaitu berbagai jenis wayang, gamelan, barongan, ada alat musik angklung juga dan lain sebagainya, yang merupakan kesenian asli Jawa yang masih berkembang sampai saat ini.
2.      Nilai Islam dalam Budaya Jawa pada Peninggalan Sejarah di Museum Ronggowarsito
Dalam pembahasan kali ini, saya hanya mengambilnya dalam aspek arsitektur dan pewayangan saja. Penjelasannya sebagai berikut:
Banyak terdapat nilai Islam yang terkandung dalam budaya Jawa pada peninggalan sejarah di Museum Ronggowarsito tersebut. Misalnya saja seperti dalam aspek arsitektur. Di dalam aspek arsitektur terdapat nilai Islam yang terkandung, contohnya pada arsitektur Menara Masjid Kudus. Di sana terdapat banyak filosofi Islam mengapa bisa didirikan Menara Masjid Kudus, dan Masjid tersebut juga digunakan sebagai tempat beribadah, untuk penyebaran agama Islam dan mengajarkan pendidikan, dan masih banyak lagi. Dengan adanya Menara Masjid Kudus tersbut menjadi bukti perkembangan agama Islam di Pulau Jawa begitu pesat.
Kemudian untuk aspek selanjutnya adalah aspek pewayangan. Dalam wayang terdapat banyak nilai Islam yang terkandung, karena wayang digunakan para walisongo untuk menyebarkan ajaran Islam sehingga di dalam pementasan wayang dimasuki unsur-unsur Islami. Dengan demikian maka Islam pun dapat menyebar luas di Pulau Jawa dan terjadilah interelasi nilai Islam dan Jawa dalam aspek pewayangan tersebut.
C.    KESIMPULAN DAN PENUTUP
Dari hasil kunjungan saya ke Museum Ronggowarsito pada tanggal 22 November 2015 kemarin, maka dapat disimpulkan bahwa banyak sekali kebudayaan Jawa yang telah mengakar sejak nenek moyang sampai saat ini. Dari berbagai macam kebudayaan tersebut mempunyai ciri khas masing-masing dan keunikan tersendiri. Budaya-budaya tersebut merupakan peninggalan sejarah yang harus kita lestarikan.
Selain itu juga, banyak terdapat nilai-nilai Islam yang terkandung dalam masing-masing budaya tersebut, sehingga terjadilah interelasi nilai Islam dan Jawa dalam berbagai macam aspek. Dan hal tersebut sangatlah menarik untuk dipelajari.
Demikian laporan ini yang dapat saya buat, apabila masih terdapat kekurangan mohon kritik dan saran yang membangun dari para pembaca. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kita terutama bagi penulis. Amin.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar